You are here

Mobil Pembawa Uang Diberondong Perampok di Serdang Bedagai, Pelaku Ditabrak Hingga Luka Parah

T. Tinggi, Mandiri

Kawanan rampok yang menggunakan senjata api mencoba merampok mobil pembawa uang milik Securicor di Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara. Mobil tersebut sempat diberondong peluru, tapi berhasil kabur dari sergapan dan bahkan menabrak pelaku.
Upaya perampokan itu terjadi pada Kamis (27/6/2013) sore sekitar pukul 15.00 Wib. Kapolres Tebing Tinggi AKBP Andi Rian R Djajadi, menyatakan saat kejadian mobil minibus itu tengah dalam perjalanan dari arah Siantar menuju Medan membawa uang Rp 150 juta.
“Mobil ini membawa uang dari satu perusahaan di Pematang Siantar menuju Medan,” kata Andi kepada wartawan, Kamis malam.

Lokasi percobaan perampokan itu terjadi di jalan lintas Pematang Siantar-Tebing Tinggi, kawasan Desa Kelembak Afdiling I Kecamatan Dolok Merawan Kabupaten Serdang Bedagai. Sasarannya adalah mobil Kijang Group Four Scurikor (GAS) warna biru bernomor 545 dengan plat kenderaan B 9516 NW yang dikemudikan Beni Simangunsong.

Beni dikawal oleh 3 rekannya yakni Irwansyah Lubis, Purn TNI Poniman (65) warga Jalan Lantasan Lama Dusun 3 Kecamatan Patumbak Kabupaten Deli Serdang, dan Indra Mora Harahap (53) purnawirawan warga Jalan Kenanga 2 Kelurahan Jati Karya Kecamatan Binjai Utara, Kota Binjai.

Mobil tersebuat semula datang dari Medan untuk mengambil uang perusahaan di Pematang Siantar sebanyak Rp 150 juta. Dalam perjalanan kembali ke Medan, sesampainya di Desa Kelembak dekat rel kereta api tiba-tiba muncul dua unit sepeda motor jenis RX King berpenumpang empat orang. Kedua kendaraan itu langsung memepet mobil dan menembak kaca jendela mobil sebelah kiri, kemudian perampok yang berada di sebalah kanan menembak ban mobil hingga pecah.
Melihat mobil tak kunjung berhenti, kemudian para perampok mendahului mobil yang sedang melaju kencang dengan keadaan ban pecah, setelah mendahului seorang perampok mencoba menghadang mobil dengan mengarahkan senjata api miliknya ke arah sopir dan melepaskan tembakkan. Tetapi Beni, pengemudi, langsung menambah kecepatan hingga salah seorang perampok tertabrak oleh mobil. Perampok itu pun terjatuh bersama sepeda motornya dan lengket, sampai sepeda motor perampok tersebut ikut terseret di aspal, bahkan terlihat perampok tersebut terluka parah karena digilas oleh Beni.

Kapolres juga menjelaskan, pelaku menembaki mobil itu beberapa kali, namun tidak mengenai empat penumpang termasuk sopir yang berada di dalam mobil.
“Ada empat kali tembakan, tetapi tidak mengenai penumpang di dalam mobil,” kata Andi.
Sopir mobil itu, tetap mengemudikan mobil. Lantas dalam upaya menyelamatkan diri dari sergapan perampok, mobil menabrak sepeda motor RX King yang dipergunakan tersangka. Dua tersangka terjatuh, dan senjata yang dipergunakannya terlepas.
“Tersangka kemudian kabur dengan menumpang sepeda motor bebek, sedangkan senjata dan sepeda motor RX King itu sudah kita amankan dari tempat kejadian,” kata Rian.

Sementara itu menurut keterangan Poniman, pada saat menjelang dekat rel kerata api para perampok itu mulai mengikuti mobil mereka. Lalu tiba-tiba di TKP mobil yang ditumpanginya dipepet 2 buah sepeda motor yang dikendarai masing-masing dua orang. Menurutnya, pengedara motor bersenpi itu mengenakan helm dan memakai jaket hitam. 
Tembakan pertama mereka lepaskan dari arah kiri mobil hingga pecah. Poniman tak kena tetapi percikan kaca mengenai tangan dan telinganya hingga terlihat memar. Gagal dengan tembakan pertama, kedua perampok menembak ban sebelah kanan bagian belakang. "Aku lihat perampok yang satunya lagi menembaki dari belakang, dan yang di depan melaju dan menghadang sepeda motornya, lalu pada saat itu aku suru Beni untuk terus tancap gas, dan menabrak perampok itu, akhirnya aku lihat perampoknya tertabrak dan terpental, tetapi motornya ikut terseret sampai ke Polsek," jelasnya dengan wajah pucat sambil mengatakan tidak akan bekerja seperti ini lagi.
Kasat Reskrim Polres T.Tinggi AKP Lili Astono didampingi Kasubbag Humas Polres AKP Ngemat Surbakti dan Kapolsek Padang Hulu AKP K. Nadeak membenarkan perampokan sebuah mobil pengangkut uang di Desa Kelembak Kecamatan Dolok Merawan Afdiling I, pihaknya kini sedang melakukan penyelidikan terhadap aksi perampokan itu.

"Sementara masih dalam penyelidikan, dan barang bukti yang ditemukan sepucuk senjata api jenis FN beserta 10 butir peluru, sepeda motor pelaku jenis Yamaha RX King BK 5129 IN," kata Kasat Reskrim di Mapolsek Padang Hulu. 
Pada saat memberi keterangan kepada wartawan, Kasat Reskrim mendapat informasi melalui telepon selulernya bahwa ada perampokan sepeda motor yang dilakukan 3 orang di Desa Kelembak milik kepala desanya, kuat dugaan pelaku butuh kenderaan untuk melarikan diri dari kejaran petugas. (BS/rin)

Foto :

Kasat Reskrim AKP Lili Astono sedang menunjukan Senpi yang digunakan Perampok saat beraksi.(Foto:Mandiri/Binsar Siagian)

Add new comment